HOME

(punya tulisan yg mau di share di medaners.com ???, silahkan kirimkan via email : kedemedan@gmail.com , SEGERA DITAYANGKAN!! :), dengan Tema : malam Jum'at= Horor , malam Sabtu&Minggu= Romantik , malam Senin= Komedi. Terimakasih telah berpartisipasi...)

Senin, 29 Agustus 2011

Bukan Belahan Jiwa



Lima menit setelah aku online-kan  'obrolan'  di FB ku, Kakak ku yg berbeda kota dengan ku menyapa :  Hai Ron...:) ...Kami pun ngobrol begitu akrabnya.

Kakak ku bertanya : kenal Selly ga Ron ?

Jawab ku : Selly ? Selly mana Kak ?

Kakak : Dia itu saudara jauh kita. Dia pernah ketemu kamu katanya, di pesta pernikahan Agil, sepupu kita. Dia bareng om Sunu waktu itu. Selly sekarang rumahnya dekat dengan rumah Kakak. Dia kuliah sambil kerja di kota ini.

Aku : Oh ya...aku ga ingat tu Kak (aku coba mengingat-ingat,  samar-samar, terbayang wajahnya)

Ga terasa, kami mengakhiri chatting setelah obrolan selama 2 jam.

2 hari kemudian, Adik perempuan-ku yang juga berbeda kota menelpon dan menyinggung soal Selly. 
Adikku : Bang, sepertinya Selly tertarik sama Abang. Beberapa kali Dia singgung Abang ke Kakak.

Satu minggu kemudian, giliran Abangku yang menelpon, juga singgung soal Selly. Tak lupa, mereka menyinggung bahwa Ayah juga senang dengan Selly.

Ouhhhh...ternyata aku dijodohkan oleh keluargaku...

Sebulan kemudian, kakak ku chat lagi dengan ku, memberikan alamat FB Selly.
Kakak : Ron, cobalah kenalan dulu, siapa  tau jodoh. Apalagi Ayah sangat respek dengan Selly lho Ron.

Aku pun coba cari  Selly di FB, ku lihat...
Ternyata aku tdk tertarik. (kuberitahu ke Kakak dan adik perempuanku)

Seolah tidak menyerah, Kakak perempuan-ku yang lain, juga menelpon, rekomendasikan Selly.

Aku berpikir.., Ok, aku coba kenalan dgn Dia, semua keluarga menilai Dia baik untuk Ku. Pasti keluarga akan bahagia (begitu pertimbanganku)

Aku pun 'add" Selly...

Beberapa hari kemudian, Selly terima permintaan pertemananku.

Kami pun berkirim pesan lewat FB...(entah kenapa, ga pernah chat...)

Ini kali ke-5. Dan Aku memutuskan, di pesan kali ini, aku akan melamar Dia... Walaupun, tetap, rasa tertarik itu belum ada. (pikirku, toh Dia kenal keluarga ku, begitu juga sebaliknya. Jadi tidak perlu waktu lagi untuk pendekatan dengan pihak keluarga masing-masing. Dia sudah dewasa, aku juga, kami sama-sama 29 tahun)

Aku : Sel, setelah beberapa kali berkirim pesan...aku sepertinya cocok dengan kamu 
Keluarga kita pun sudah saling mengenal. Aku juga sudah siap, mental dan finansial. 
(dalam hati :  semua keluarga mendukung. mungkin inilah jodoh dari Tuhan buatku)
Mau kah Kamu menjadi ISTRI-ku....?
Sel, aku beri kamu waktu 3 hari untuk menjawabnya...Kalau tidak ada jawaban, berarti aku simpulkan, Kamu TIDAK BERSEDIA.

3 hari kemudian,
Selly : Ron...Kamu pria yang baik. Dan Kamu akan lebih baik dengan wanita yang lebih cocok dengan mu
Aku butuh BELAHAN JIWA Ron...


---sekian---




by Follower @MedanSumut


Jumat, 26 Agustus 2011

Keikhlasan Sebuah Cinta




Lionel dan Diana menjalin kasih selama 5 tahun, sekarang mereka merasa cocok.

Dua sejoli itu ingin hidup bahagia bersama. Mereka ingin mengikat hubungan mereka dengan pernikahan.

Mereka mempersiapkan acara pernikahan itu dengan matang.  Cemana la orang mo nikah, ngerti la klen.

Suatu hari, mereka pergi ke toko gaun, buat nge-pas gaun si Diana untuk acara pernikahan mereka.

Sesampainya disana, Diana ingin pulang mengambil sesuatu yang ketinggalan. (tah lupa makek korset si kawan ini)

*3 menit setelah Diana keluar dari toko* DARR!! Mobil yang dinaiki Diana kecelakaan di perempatan tak jauh dari toko.

Diana meninggal di rumah sakit. Dengan tangis, Lionel pulang mempersiapkan acara pernikahan menjadi pemakaman.

Kenapa? Bagaimana bisa? Lionel lelah bertanya, menangis dan tertidur.

Keesokan harinya Lionel terbangun dan menemukan calon istrinya yang mengajaknya ke toko gaun (lagi).

"APA INI MIMPI?! DIA SUDAH MATI" Pikirnya. Dengan hati yang masih tidak yakin, Lionel pun menerima ajakan Diana.

Seperti kejadian kemarin, hari ini pun Diana mengalami kecelakaan dan meninggal di rumah sakit.

Kenapa? Bagaimana bisa? Lionel pun kembali bertanya, menangis dan tertidur.

Keesokan harinya (lagi), Lionel terbangun dan menemukan calon istrinya yang mengajak ke toko gaun (lagi).

"apa maksudmu, Tuhan?" "aku lelah menangis" "kenapa ini?!" Lionel masih bertanya-tanya.

*backsound pun berganti* "Kalok Kalender Tutop Selamanya - Ronan Keating"

Lionel pun mencegah Diana yang ingin pulang mengambil sesuatu yang tertinggal tadi. "jangan, biar aku saja" ...
Lionel pun menggantikan Diana untuk pulang. *3 menit setelah Lionel keluar dari toko* DARR!! ...

Lionel pergi untuk selamanya. Acara Pernikahan tetap terganti menjadi Pemakaman. Lionel menggantikan Diana.




--- sekian ---

by akun twitter  @TweetAwak


Kamis, 25 Agustus 2011

Boneka Lusi

Malam Jum'at , 25 Agustus 2011 , 21:12 WIB

Ada seorang gadis kecil, namanya Lusi. Lusi kira2 berumur 6 tahun. Di hari ultahnya, dia dikasi boneka sm orangtuanya. Boneka perempuan.

Taunya boneka itu hsl dr pemberian tantenya yg sebulan lalu meninggal krn kecelakaan. Jd sempat dititip ke mamaknya Lusi.

Sebenarnya Lusi gak mo nerima tuh boneka. Cm krn dia gak mo ngecewain pemberian ortunya jd dia terima. Ortunya blg nama bonekanya Arabela.

Lusi jd tambah takut krn tau boneka itu pny nama. Saking takutnya dia nyembunyikan bonekanya di lemari kecil di bwh tangga rmhnya.

Pada satu mlm, ketika Lusi gak bs tdr krn ngetwit trs kerjaannya, tiba2 dia dgr ada suara bising kecil dr bwh tangga. Dia teringat Arabela.

Yg anehnya walau suara bising itu terus2an menghantui Lusi, suara itu gak mampu membangunkan kedua ortu Lusi. Lusi memaksa diri utk tidur.

Ketika pagi dtg, Lusi dibangunkan mamaknya bt sekolah. Lusi lgs terbangun dan memeluk mamaknya smbl menangis. Lusi cerita kejadian semalam.

Tp mamaknya blg itu hny mimpi Lusi! Lusi maksa ke ortunya agar boneka itu dibuang jauh2. Tp ortunya bersikeras, krn itu dr alm tantenya.

Saat malam dtg lg, kek malam sebelumnya. Suara2 itu dtg menghampiri Lusi. Dia diam dan menangis. Dia gak tidur malam itu. Banyak mention.

Pas jam 1 pagi, suara itu semakin terdengar di pikiran Lusi. Dia mendengar suara itu di pikirannya: "Luuuusssiiiii, aku di langkah kelima.."

Lusi semakin menjadi2 nangisnya, & anehnya lg2 ortunya gak kebangun. Dan keesokannya Lusi cerita ke tmn2 sekolahnya. Mrk menertawakan Lusi.

Lusi teringat akan suara yg dipikirannya semalam. Jika dlm 1 malam 5 langkah terjadi, kemungkinan hny ada satu malam lg utk tiba di kmrnya.

Malam itu Lusi memutuskan utk mengunci pintu kamarnya & lampu ttp hdp. Mamaknya yg msh terjaga heran knp Lusi tumben hidupkan lampu pas tdr.

Mamaknya nanyak knp? Lusi jawab dr dlm lg ngerjain PR. Padahal bohong. Lusi takut gelap skg. Bahkan gorden gak dibiarkan kebuka sikitpun.

Malam itu saat Lusi mulai memejamkan matanya, suara2 itu kembali HADIR! Dan...

terdengar makin kencang: "LUUUUSSSSIIIIII.... ... AKU UDAH DI ATAS!!"

L U S I M E N J E R I T D E N G A N K U A T N Y A ! ! !

ARABELAAAAA!!! 

















Akhirnya orangtua Lusi mendapati anaknya tergeletak di bawah tangga. Mamaknya teriak panik. Mereka mendapati Lusi dgn leher yg patah.

Lusi dlm keadaan tdk bernafas lg. Ortunya menangis sejadi-jadinya meliat anak satu2nya berlumuran darah.

Esok paginya ketika polisi meminta keterangan, mrk menduga Lusi mo ke kmr kecil tanpa menghidupkan lampu lorong tangga, dia tergelincir.

Dan boneka yg dinamakan Arabela itu tak pernah ditemukan lg di dlm rumah itu. 
(25 Agus' 2011, 23:39)

Sekian. :)




Cerpen Spesial Malam Jum'at , by akun twitter @anakmedannn