Huuuffttttttttt....3 jam sudah di Soekarno-Hatta, pesawatku delay 2 jam.....(tapi, rasa kangen kota Medan membunuh jenuh ku)...
Perhatian, perhatian..... ..Alhamdullilah, akhirnya aku berangkat juga.
Jam 12.15 WIB tengah malam, aku pun tiba di Bandara Kuala Namu. Abangku sudah menunggu di pintu keluar..
Bang !
Aku segera menyalim tangan Abangku yang sudah 4 tahun tidak bertemu. Syukur ini malam minggu, jadi tidak terlalu menggangu aktifitasnya.
Heeemmm......aku melihat kiri-kanan jalan....menikmati malam-nya kota Medan. Malam itu, kami pun nongkrong di KFC Iskandar Muda sampai menjelang subuh, mengobati rasa kangen masing-masing.
Dua hari di Medan, setelah puas bersilaturahmi dengan keluarga, aku pun menelpon beberapa sahabat lama.
Sore nanti, Fauzi, sahabat di SMA dulu, buat janji dengan ku. Sepulang nya bekerja, kami sepakat bertemu di parkiran samping Mesjid Raya Medan.
Beberapa menit kemudian.... .. HP-ku berbunyi,
Ndra (namaku Indra), aku barusan nelpon Rahma...(kata Fauzi di ujung telpon).
Aku : Oh ya...apa kabar dia sekarang ?
Fauzi : Dia mau ketemu ... Nanti dia berangkat setelah pulang kerja juga ( dadaku pun berdetak...)
Aku : Wah, Ji, dia kan dah merried...?
Fauzi : Ga papa lah.... kan ada aku juga nanti.
Aku pun memutuskan berangkat dari rumah 1 jam sebelum jam setengah 6 sore, waktu yang kami sepakati untuk bertemu (seperti yang kuketahui, sekarang Medan sudah mulai macet dan takut nyasar juga si)
Di depan Fakultas Kedokteran UISU, SM Raja, aku berhenti....... (Fauzi menelpon).
Fauzi : Ndra, aku sepertinya telat datang nya ya, ada kerjaan mendadak ni... ( Heemmm, Fauzi, fauzi... makin besar deh rasa gugup ku bakal bertemu Rahma, mantan kekasihku di SMA dulu.)
5 menit sebelum jam setengah 6, aku tiba di halaman parkir Mesjid Raya. Tempat yang asik buat nongkrong sore-sore di kota ini, dilengkapi dengan jajanan khas Medan yang menggugah selera.
Ndra..! Aku menoleh... (dag...dig..dug...dag...dig...dug..)
Dadaku berdegup sembari menghampiri Rahma yang ternyata sudah tiba duluan dan duduk di kursi tempat pedagang jualan es kelapa muda.
Haloo Maa... aku pun jabat tangan nya... (aku menatapnya lama, dia pun begitu. Tak terasa sudah 13 tahun tak bertemu, sejak lulus SMA dan aku meninggalkan kota ini)
Apa kabar ? ....Kau naik apa ?
Baik..aku naik motor... (jawabku)
Rahma : Parkir dimana ?
Aku : Itu..
Rahma : Itu kereta Ndra...kau lupa ya...hihihihihhi...
Aku : hahahaha....spontan aku tertawa. Iya ya Ma...kereta kan di Jakarta itu, ya Kereta Api..hahahaha....
Makin ganteng Ndra....(seeerrrrrrr...kepalaku melayang)
Ihhh......kau koq ga gemuk ya Ndra...(kata Rahma lagi)
Hahahaha...emang klen, sudah pada gemuk-gemuk sekarang, hahahaha... (jawabku), tapi kamu makin cantik juga koq .. :) ( sambung ku)
Ia lah Ndra, aku sudah punya anak 2 , Fauzi 1 , kau tu yang ga kawin-kawin, terlalu milih si...(kata Rahma)
Tetap, rasa tidak nyaman kurasakan. Tidak enak rasanya bertemu berdua saja dengan nya.
Suami mu ga jemput.. (tanya ku)
Aku pulang pergi kerja sendiri Ndra. Tiap sore sepulang kerja aku jemput anak2x ku yang di titip di rumah kakak ku. (terang nya)
Menjelang Magrib... Fauzi pun datang.
Eh, aku ga bisa lama-lama ya...sory, aku harus balek ke kantor lagi ni...(kata Fauzi)..
Yah..Ji, aku ga enak ni nongkrong berdua sampai malam di sini...(kata ku refleks)
Ia Ji...Kau kerja apa si...Minta ijin aja lahhh....(sambung Rahma)
Akhirnya, setengah jam nongkrong bertiga, kami pun memutuskan untuk bubar.
Hati-hati ya Ma...Salam buat suami...:) (pesan ku ke Rahma)
Hemmmm, 13 tahun tak bertemu..... Rahma tetap cantik dan pastinya sudah milik orang lain.
---sekian---
by: AL, Follower @MedanSumut
Tidak ada komentar:
Posting Komentar